" Apa gunanya punya jutaan piala, medali, dan pesawat, jika kau tidak dapat bersenang-senang? " [James Hunt]

Rabu, 27 Mei 2020

Mati Gaya, Setelah 3 Tahun

by
Sesaat sebelum tidur sempat-sempatnya membuka berbagai aplikasi chat, video sampai browsing sesuatu sampai mencoba mencari jejak jejak lama blog gw. Mulai dari Official Wacana yang ternyata sudah berganti menjadi Meowtivation. Blog yang 3 tahun sudah tidak diurus, SEO belum bagus apalagi setelah berganti nama, tata letak, hingga konten tifak jelas wkwk. 

Balik ke siang tadi terpikirkan berbagai macam unek unek pikiran yang tidak punya tempat menyalurkannya. Tiba lah hati ingin melanjutkan blog kesayangan ini menjadi blog pribadi, syukur-syukur banyak isinya seperti DI's Way. Disini juga gw pengen menambah jam terbang sebagai penulis sampai nanti bisa nulis suatu buku yang berbobot, meski gw juga sadar kalo gaya tulisan gw kaku. Ya kita liat nanti apakah bakal rajin menulis atau hanya euforia semata. Tapi bisa jadi ini juga akan menjadi anti klimaks dari mati gaya nya gw selama pandemi ini berlangsung. Dari nge game, baca buku, streaming film, ngejar kuis, ngejar doi yang semakin cuek, ikutan webinar, video call sampai bingung mau apalagi. Semoga dengan menulis meskipun random dan multi disiplin ilmu akan menbuat gw tidak mati gaya lagi. Lumayan juga buat bio sosial media ada blog tulisan semena mena gw.  

Membaca lah sebelum membaca itu mari berdoa semoga pandemi ini segera berakhir. 

Selasa, 14 November 2017

Membumikan Gas Bumi Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

by
Indonesia kini berada diposisi ke empat menurut jumlah penduduknya dibawah Tiongkok, India dan USA. Keadaan ini sejalan dengan kebutuhan yang terus naik khususnya penggunaan energi. Apalagi dalam sektor industri yang mendominasi penggunaan energi di Indonesia. Sedangkan cadangan energi di Indonesia kian menipis seperti minyak bumi sekitar 18 tahun dan Gas Bumi sekitar 61 tahun kedepan. Menipisnya cadangan dan pesatnya kebutuhan tersebut harus diikuti dengan efisiensi. Dari segi penggunaan, Gas Bumi dianggap lebih murah dan juga lebih ramah lingkungan. Apalagi bila kita bisa melihat kondisi saat ini masyarakat kita dibebani dengan harga mahal minyak, padahal disisi lain ada energi murah yang melimpah malah dinikmati negara tetangga. Banyak keuntungan pula yang dapat diperoleh bila masyarakat menggunakan gas bumi atau gas ala ini. Jadi seharusnya kita di Indonesia mampu memanfaatkan sumberdaya ini sebaikn-baiknya untuk kepentingan masyarakat dan bukan segelintir orang.
(credit to: google.com)

Gas Bumi ini dapat disalurkan melalui pipa-pipa distribusi ke berbagai pengguna seperti rumah tangga, industri, pembangkit listrik, hingga komersial seperti restoran, rumah makan, umkm, SPBG bahkan rumah sakit sekalipun. Selain itu, sambungan gas ke rumah-rumah juga praktis dibandingkan LPG yang masih perlu diangkut ketika habis. Dari segi harga pun gas bumi lebih unggul sekitar 40% dari LPG dikisaran 30 ribuan. Ini tentunya akan sangat membantu kebanyakan masyarakat yang masih menengah kebawah untuk menghemat kebutuhan dapur. Selain itu juga sambungan gas rumah tangga dianggap lebih aman dari bahaya kebakaran karena tekanannya berkisar 0.2 bar (dikutip dari Finance Detik). Selanjutnya juga dalam hal penanganan kebocoran juga dapat selesai dalam 1-2 jam setelah laporan. Apalagi pelanggan gas bumi bervariasi mulai industri kecil hingga besar. Bahkan beberapa restoran, hotel dan mal-mal besar di Jakarta sudah menggunakan gas bumi sebagai pembangkit listriknya. Tidak berhenti disitu bahkan dari transportasi khususnya bajaj sudah mulai menggunakan Bahan Bakar Gas (BBG). Ditambah lagi sudah adanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) yang tersebar diberbagai daerah. Tentunya ini dapat menunjang kehidupan masyarakat luas, mendorong perekonomian masyarakat dalam pemanfaatannya. Bisa dibayangkan akan terpenuhinya kebutuhan ibu rumah tangga ataupun keluarga-keluarga rumah susun sehingga tidak susah payah lagi membayar dengan harga mahal. Menjangkau hingga masyarakat di pedesaan dan perkotaan juga.



Untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakat akan gas bumi, pemerintah melalui PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus berkomitmen memperluas dan menyalurkan gas bumi. PGN telah membangun infrastruktur gas bumi sepanjang 6.971 km sampai saat ini (dikutip dari Liputan6). Dengan demikian melalui pipa-pipa distribusi tersebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat luas dari ujung timur hingga barat Indonesia. Maka dari itu bukan tidak mungkin untuk membumikan gas bumi di Indonesia dengan mewujudkan energi pilihan yang efisien, ramah lingkungan dan aman tentunya untuk seluruh rakyat Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang menggunakan gas bumi sedikitnya mengurangi ketergantungan pada energi impor. Dengan demikian penduduk dengan lebih dari 200 juta jiwa dapat merasakan kekayaan alam Indonesia ini yang melimpah. Sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya membantu rakyat miskin di Indonesia yang mencapai 10 persen atau sekitar 20 juta jiwa. Mereka-mereka inilah yang juga memiliki hak untuk dapat menikmati kekayaan ala mini dan sekali lagi bukan hanya segelintir orang-orang yang berkuasa.

Rabu, 25 Oktober 2017

Jadi Bisa Refund Cepat Di Traveloka

by
Halo sobat blogger, waktu liburan ke Jogja kemarin itu pertama kali nya saya mau liburan dengan jadwal yang tidak pasti. Begitulah resiko saat saya pertama kali kerja dan masih butuh banyak belajar namun tetap ingin liburan hehe. Meskipun jauh hari saya sudah menyiapkan tanggalnya, toh 2 minggu hingga 1 minggu kemudian bisa berubah lagi tanggal liburan saya. Bahkan waktu itu jadwal saya berubah di H-6 sebelum keberangkatan setelah mendapatkan info jadwal penerbangan sore saya BDJ-CGK dipindah ke malam hari. Padahal awalnya saya mengambil jadwal penerbangan sore BDJ-CGK agar bisa lanjut penerbangan malam CGK-JOG. Untungnya pesan tiket waktu itu lewat TRAVELOKA.


Awalnya saya mau ganti jadwal aja, namun terlintas pilihan untuk refund ditambah bila ingin ganti jadwal waktu itu dikenakan biaya tambahan juga. Maklum jiwa Ke-Mahasiswa-an masih melekat erat dalam jiwa saya dan akhirnya saya putuskan untuk refund aja sambil membuktikan 30 days refund guarantee nya TRAVELOKA. Langsung saja saya coba isi semua yang diperlukan dan mengikuti semua tahapan untuk bisa refund dari aplikasinya langsung. Setelah itu saya menerima email pengajuan refund saya sudah dikirimkan ke pihak TRAVELOKA. Kemudian setelah 30 menit saya menerima email lagi untuk request refund approved dan setelah ini tinggal menunggu uang kita kembali dengan damai hehe. Waktu itu proses refund saya diproses tanggal 23 Agustus dan belum cukup 30 hari tepatnya 17 September saya menerima pemberitahuan uang refund saya sudah diterima dengan baik. Ini bahkan cuma 20 hari dan sekaligus membuktikan 30 days refund guarantee nya TRAVELOKA memang teruji dan mantap. Di TRAVELOKA kita jadi bisa refund dengan cepat, garansi 30 hari saja lho.

30 days refund guarantee  ini salah satu fitur terbaik TRAVELOKA sebagai wujud pemberian layanan terbaiknya kepada para pelanggan. 30 days refund guarantee nya TRAVELOKA juga sangat membantu dan tentunya buat kita merasa nyaman dan aman. Semuanya akan sangat mudah dilakukan, bisa menggunakan aplikasinya via Smartphone ataupun via websitenya. Kita pun juga dipandu dengan baik melalui langkah-langkah nya yang mudah.  Dari segi waktu juga sangat fleksibel dimanapun kapanpun selama terhubung ke jaringan internet. Pengajuan refund ini pun bisa dilakukan sampai H-1 tergantung validitas tiket Anda berdasarkan kebijakan maskapai yang dipilih. Semuanya juga bisa dipantau melalui aplikasinya dibagian detail dari 'pesanan saya'. Jadi ketakukan tiket hangus sudah tidak ada lagi, kecuali jika memang diawal tiket Anda tidak bisa di refund atau kembali lagi kepada kebijakan dari maskapai masing-masing. Uang hasil refund nya pun langsung masuk ke rekening yang telah dipilih sebelumnya. Prosesnya juga aman karena langsung melalui email kita pribadi atau akun pribadi kita di aplikasi TRAVELOKA.

Ingat! untuk refund ini juga berlaku untuk pemesanan hotel ya, perhatikan yang bertanda khusus refundable. Prosesnya pun kurang lebih sama dengan yang tiket pesawat dan tentunya 30 days refund guarantee tetap berlaku. TRAVELOKA memang paling mengerti kebutuhan dan keluhan para pelanggannya.

#JadiBisa Liburan menyenangkan dengan TRAVELOKA, pesan dahulu baru refund kemudian *asal sesuai dengan syarat dan kebijakan yang berlaku ya*. Hanya dalam satu aplikasi semuanya jadi mudah, mulai pesan tiket pesawat, kereta api, hotel, paket pesawat+hotel, rekreasi hingga pulsa dan kuota. Fiturnya pun menarik dan memudahkan kita seperti easy rescheduleprice alert hingga 30 days refund guarantee nya.

Rabu, 04 Oktober 2017

Hari 3 & 4 Di Jogja - Menikmati Alam Kalibiru & Keajaiban Candi Borobudur

by
Setelah sebelumnya Hari 1 & 2 Di Jogja – Luasnya Candi Ratu Boko & Kemegahan Candi Prambanan , di hari berikutnya saya mau mencoba menikmati wisata alam dan keindahan cagar budaya dari Jogja. Dengan cukupnya istirahat dan asupan makanan yang sesuai saya pun siap bertualang kembali di kota gudeg. Banyaknya tempat wisata di jogja tidak imbang dengan masa liburan singkat saya ini, makanya saya cuma bisa memilih tempat-tempat yang memungkinkan untuk dikunjungi utamanya seorang diri.

Berangkat lebih pagi sekitar jam 9 menuju wisata alam kalibiru menggunakan sepeda motor. Menuju kalibiru dari kota jogja diperlukan waktu sekitar 90 menit, itu sudah ditambah waktu 'tersesat' bila hanya bermodalkan google maps atau waze saja. Setengah perjalanan masih enak karena masih jalanan aspal, namun setelah keluar dari teritorial jogja itu sendiri maka selesailah sudah kebahagiaan itu. Disini jalanan mulai tidak teratur, berkerikil dimana-mana dan mulai melewati perkampungan dibawah kaki gunung. Tapi tidak terlalu lama hingga saya dapat kembali ke jalanan beraspal, namun kali ini jalanannya yang cukup terjal untuk dilalui. Hingga pada akhirnya saya bisa sampai di Wisata Alam Kalibiru, untuk tiket masuk anda harus membayar sebesar 15 ribu. Tempatnya yang berada diketinggian dan pemandangannya ke kalibiruitu sendiri yang membuat orang tertarik untuk datang kesini untuk sekadar berfoto ria. Disini memang tempatnya paling enak bila berdua dengan pasangan atau minimal rame-rame bareng teman, sangat tidak direkomendasikan untuk pergi sendiri! CATAT !!! Jepret sana ... Jepret sini ... Naik pohon satu ke pohon yang lainnya untuk berfoto atau sekadar melihat pemandangan sekitar.

Setelah puas lalu saya melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur,

Senin, 18 September 2017

Hari 1 & 2 Di Jogja – Luasnya Candi Ratu Boko & Kemegahan Candi Prambanan

by
Perjalanan kali ini saya terbang dari Banjarmasin ke Jogja dengan transit di Jakarta terlebih dulu. Berangkat siang hari dan tiba saat malam hari, harga tiket yang dengan rute tersebut menurut saya cukup murah bila dibandingkan melalui transit di surabaya. Saya tiba di jogja jam 11 malam, saya cukup kaget karena pintu keluar bandaranya dekat dengan jalan utama, jadinya bisa pesan Go-Jek (Aplikasi Ojek Online).

Kawasan Utama Candi Prambanan

Selama di Jogja saya menginap di EDU HOSTEL, penginapan ala-ala backpacker bertempat di Jogja. Penginapan ini gampang saya temukan di TRAVELOKA (Aplikasi pesan tiket Pesawat & Hotel Online) karena Review nya yang bagus dan harga nya cukup murah. Jaraknya dari bandara pun sekitar 20 km, lokasinya juga dekat dengan kawasan Malioboro. Tempatnya sangat nyaman dengan masing-masing kamar punya 3 kasur dua tingkat untuk 6 orang, 1 kamar mandi, 6 loker barang, AC pula dan dapat FREE SARAPAN. Tempatnya juga cukup bersih, kasurnya juga enak, hanya saja Anda perlu memiliki gembok bila ingin mengamankan barang di loker (bisa juga beli di bagian resepsionis hostelnya). Untuk motor saya memilih untuk rental di JOGJIG . Setelah selesai bongkar muat barang, charge hp+powerbank, kunci loker kemudian tidur untuk persiapan menjelajah di hari berikutnya.

Keesokan harinya saya sudah siap jam 10 dan memulai perjalanan saya yang pertama menuju wilayah Candi Prambanan menggunakan rute Google Map dengan jarak 23 km. Saya pun tiba disana sekitar jam 11 siang, langsung menuju loket pembelian tiket seharga 75,000 untuk Candi Prambanan + Candi Ratu Boko. Karena lokasi Candi Ratu Boko yang agak jauh maka saya disarankan untuk mengunjungi nya pertama. Saya menggunakan shuttle bus menuju Candi Ratu Boko dengan perjalanan sekitar 10 menit.

Gerbang Utama Candi Ratu Boko


Candi Ratu Boko sendiri merupakan kompleks sejumlah bangunan yang berada di selatan Candi Prambanan dimana tempatnya yang berada diatas bukit. Kompleks bangunan ini dikaitkan dengan legenda rakyat setempat yaitu Roro Jonggrang. Kawasan Candi Ratu Boko ini sangat luas, saya pun cukup lelah berkeliling mulai dari gerbang depan hingga ke kawasan padepokan nya. Disini biasanya orang berdatangan saat matahari tenggelam (baca: sunset). Karena posisinya yang berada diatas bukit, jadi pemandangan kebawah nya pun cukup bagus. Banyak spot foto yang instagramable buat Anda yang menyukai fotografi, bagi Anda yang senang menjelajah juga sangat saya rekomendasikan. Disini Anda tidak hanya belajar sejarah namun juga akan kagum dibuatnya, luasnya kawasan ini maupun arsitektur bangunan candi yang masih utuh sampai hari ini. Cukup 1 jam saya mengelilingi kawasan Candi Ratu Boko dan saya akhiri dengan menikmati kelapa muda dan soto untuk makan siang.

Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang merupakan kompleks Candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi terbesarnya pun bernama Candi Brahma, Wisnu dan Siwa lambing dari Tri Murti dalam agama Hindu. Didepan setiap candi utama terdapat candi yang melambangkan wahana dari Tri Murti itu sendiri seperti Garuda (Suparna), Lembu (Nandhini) dan Angsa (Hamsa). Satu persatu candi utama dan wahana pun saya kunjungi, dan memang hanya tersisa beberapa Arca yang masih utuh didalam masing-masing candi. Ternyata sekitar tahun 2006 pernah terjadi gempa yang mengakibatkan kompleks Candi Prambanan rusak parah karenanya dan lainnya rata dengan tanah. Didalam kawasan Candi Prambanan juga saya bisa menemukan Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Bubrah, Candi Plaosan yang mana terkena dampak juga.

Candi Prambanan Dari Sisi Pintu Keluar

Setelah puas dengan berkeliling dan mengagumi keindahan arsitektur dari candi-candi ini akhirnya saya memutuskan untuk pulang dan beristirahat. Perjalanan ke timur jogja kali ini cukup mengesankan dan membuat liburan singkat saya terasa sempurna.  Istirahat yang cukup merupakan kunci untuk bisa maksimal dalam penjelajahan di hari berikutnya yang mana menuju ke barat jogja. Sampai ketemu di tulisan saya selanjutnya, terima kasih sudah mengikuti cerita saya. Salam Blogger

Minggu, 10 September 2017

Semuanya Dimulai Dari Jogjakarta

by
Semuanya Dimulai Dari Jogjakarta - Kesempatan dapat liburan singkat akhir Agustus lalu membuat saya memilih Jogja sebagai kota tujuan. Dari rencana awal memang rute liburan saya ingin mencoba Jogja-Semarang-Dieng-Surabaya atau mencoba menjelajah Malaysia-Singapura-Thailand-Myanmar-Kamboja (butuh waktu 14 hari), namun dengan segala pertimbangan waktu akhirnya cuma Jogja. Untuk Anda yang berada di pulau jawa tentu punya banyak pilihan untuk transportasi, Anda bisa menyesuaikan budget dan waktu Anda. Namun berbeda bila Anda diluar pulau jawa seperti saya ini, hanya bisa menggunakan Pesawat Terbang. Dengan biaya yang lebih mahal tentunya yang hanya penerbangan antar kota, bandingkan sama rute Jakarta-Malaysia atau Jakarta-Singapura yang lebih murah.
Candi Prambanan tampak samping

Disini di Jogja semuanya dimulai, perjalanan pertama saya yang akan membawa saya pada perjanalan selanjutnya. Perjalanan pertama ini meliputi 5 Kabupaten & 2 Kotamadya, 7 Hari 6 Malam, 4 Bandar Udara. Senang bisa mengunjungi Kab. Gunung Kidul, Kab. Bantul, Kab. Sleman, Kab. Kulon Progo, Kota Yogyakarta, Kab. Sidoarjo, dan Kota Surabaya. Menginap dan merasakan suasana kota Indonesia selama 7 Hari 6 Malam seorang diri dan melalui 4 Bandar Udara meliputi Bandar Udara Syamsudin Noor, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Bandar Udara Internasional Juanda.

Beberapa Stupa Candi Borobudur 

Gerbang Depan Candi Ratu Boko

Perjanalan singkat nan melelahkan tetap saya jalani demi mengenal Bumi Nusantara beserta isinya. Mengenal dan mengunjungi tempat-tempat baru sambil mengagumi segala ciptaan-Nya. Bukan hanya sekedar berfoto ria namun juga mendapatkan makna dari perjalanan itu sendiri. Apalagi disini saya cuma berjalan sendiri (mau nya sih cari teman jalan), banyak hal yang harus dipersiapkan juga.

Dan yang paling menyenangkan dari sebuah perjalanan adalah bisa kembali ke rumah

Selanjutnya saya akan coba berbagi kegiatan saya setiap harinya termasuk kunjungan beberapa tempat di Jogja. Semoga bermanfaat dan yang belum ke jogja bisa segera berkunjung ke jogja.

Happy Sharing


Kamis, 31 Agustus 2017

Belajar Fintech Di Indonesia Smart Digital Financial Services Forum 2017

by
Indonesia Smart Digital Financial Services Forum 2017 - Smart Fintech

Fintech atau Financial Technology merupakan inovasi dalam layanan finansial termasuk keuangan dengan memanfaatkan teknologi sebagai pendukungnya. Fintech ini menawarkan beberapa solusi yang tentunya sesuai demand seperti kemudahan, keamanan, maupun harga/biaya yang dikeluarkan. Adapun pemain Fintech di Indonesia seperti Koin works, Sleekr, Bitcoin, Kaspay dst.

Sebagai pemain dalam Fintech, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan seperti klasifikasi fintech; apakah market provisioning/lending/fund raising/investment/payment. Pentingnya juga untuk mengetahui cara melakukan Branding terhadap produk/perusahaan fintech anda, yang mana tentunya ini akan berkaitan dengan investor. Investasi dari investor tentunya bakal menjadi angin segar bagi sebuah organisasi/startup

Pemain Fintech tentunya mesti 'aware' juga terhadap kemanan khususnya yang terhubung internet. Di era teknologi ini juga tak luput berbagai kejahatan/tindak kriminal/cybercrime dapat terjadi. Diketahui bahwa lebih dari 100,000 angka cybercrime terjadi di berbagai negara di dunia. Adapun jenis cybercrime ini mulai dari spionase suatu organisasi/negara, sabotase, konten ilegal, hacking, cracking, penyebaran malware ataupun virus.

Diketahui dampak cybercrime ini setidaknya telah merugikan dunia sedikitnya 400,000 USD per tahun. Sebut saja kasus yang baru ini jadi perbincangan hangat seperti Ransomware, WannaCry dst yang mampu 'mencuri' uang anda ataupun data-data pribadi/perusahaan anda. Untuk itu kita perlu aware terhadapnya dan juga tanggap dalam pencegahannya. Beberapa teknik yang dapat digunakan untuk pencegahan seperti Next Generation Firewall, Next Generation Internet Protocol System ataupun Email Security Appliance with Advance Malware Protection.

Hari ini Fintech saja tidak cukup, namun harus Smart Fintech. So 'Always be Innovative' , 'Disrupt or Be Disrupted' . Sekian saja karena sudah malam, ikan bobo, kamu juga bobo ya, kan kan gajelas penutupnya, pastikan kamu yang baca ini sampai selesai mulai ketawa-ketiwi tralala trilili. Stooop tipu tipu!

Namaste ...
Pemuda Anti Wacana

Senin, 14 Agustus 2017

Investasi Lewat Cloud Mining BITCOIN Di Genesis-Mining

by
Investasi Lewat Cloud Mining BITCOIN Di Genesis-Mining - Haloo kembali lagi bersama Official Wacana kali ini yang akan membahas seputar Investasi Bitcoin lewat Cloud Mining khususnya Genesis-MiningGenesis-Mining merupakan perusahaan professional yang berbasis di Iceland yang fokus pada bidang usaha Mining Bitcoin.



Apa Kelebihan Genesis Mining ?

- Perusahaan kredibel, terpercaya dan  professional.

- Payout tambang dibayar ontime/tepat waktu setiap hari.

- Kontrak seumur hidup. Tidak ada biaya tambahan. Pembayaran menggunakan kartu kredit VISA / MasterCard, wire transfer, Bitcoin, Darkcoin, Litecoin, dan Dogecoin.

- Proses tambang instan (setelah pembayaran lunas, sekitar 1-2 hari tambang aktif)

- Beroperasi selama 24 jam / 7 hari tanpa downtime.

- Menambang beberapa Cryptocoin seperti Bitcoin, Litecoin, Dogecoin, BitcoinDark, Darkcoin, dan Unobtanium. Anda tinggal memilih alokasi tambang koin-koin tersebut. Bisa fokus di satu koin saja atau beberapa koin sekaligus.

- Menggunakan teknologi hardware dan software tambang cryptocoin terbaru.

Tertarik untuk Investasi BITCOIN ? Segera Ikuti Panduan Berikut:

Sebelum Mendaftar pastikan Anda sudah memiliki Bitcoin Wallet/Dompet Bitcoin. Bila belum silakan mendaftar DISINI 





Setelah Anda memiliki Bitcoin Wallet silakan lanjutkan Mendaftar Clound Mining Di Genesis-Mining DISINI



- Silahkan isi email, kata sandi Anda, kemudian klik Daftar.

- Verifikasikan alamat email dengan mengklik link verifikasi di email Anda.

- Silahkan login. Untuk melakukan pembelian silahkan pilih menu Upgrade Hashpower.


Geser tombol SHA256 Hashrate sesuai dengan pilihan investasi anda.

Pilih salah satu metode pembayaran di submenu Payment Type.



Klik continue. Jika ingin mendapatkan diskon, silahkan masukkan kode diskon berikut ini: Yn3a1K . Maka harga investasi anda mendapatkan diskon 3% dari harga normal.

Silahkan lakukan pembayaran sesuai dengan pilihan metode pembayaran.



Masukkan alamat bitcoin untuk Payout tambang Bitcoin setiap hari. Isi sesuai Dompet/Wallet yang Anda miliki. Misal Anda punya Bitcoin Wallet maka isi di Bitcoin, dan bila Anda punya Altcoin silakan isi sesuai dengan Altcoin yang Anda miliki.



Jika pembayaran sukses, anda akan mendapatkan email notifikasi ketika alat tambang anda telah aktif.



Payout bitcoin/altcoin akan masuk ke dompet Bitcoin / Altcoin anda secara otomatis 24 jam, tanpa melakukan request terlebih dahulu.

Tunggu apalagi, segera gabung dan nikmati hasil tambang Bitcoin / Altcoin Anda! Lumayan dapat Diskon 3% dengan masukkan kode diskon berikut ini: Yn3a1K



Demikianlah postingan saya kali ini mengenai Investasi Lewat Cloud Mining BITCOIN Di Genesis-Mining . Jika Anda memiliki pertanyaan seputar Bitcoin, Cloud Mining, Genesis Mining dan lain-lain silakan berikan komentar dibawah ya. Atau bisa juga melalui Kontak di blog ini. Terima kasih.  Happy Mining !!!

Kamis, 27 Juli 2017

Main ke Indonesia International Smart City Forum 2017

by
Indonesia International Smart City Forum 2017
"Smart City Development in Developing Countries: Challenges and Opportunities"

Smart City berbicara mengenai sinergitas antara teknologi dengan masyarakat disuatu kota/wilayah. Smart City memiliki beberapa elemen penting seperti Smart Governance, Smart Living, Smart Environment, Smart Economy, & Smart People. Faktanya hari ini Smart City sangat dibutuhkan dan perlu segera di implementasikan dikarenakan kita butuh semuanya serba cepat, mudah dan terjangkau.

Beberapa negara/wilayah yang dapat dikatakan Smart City seperti USA, Negara-Negara Eropa, di Asia ada Jepang & Korea Selatan, hingga di Asia Tenggara ada Singapura. Dalam hal ini Indonesia juga tidak mau kalah, pergerakan Pemerintah, Para Ahli, Praktisi ataupun Akademisi kita sudah dan sedang melaksanakan program-program demi mewujudkan Smart City. Sebut saja seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya dengan Command Center nya. Kemudian per 2017 ini beberapa Kementerian dan Kantor Kepresidenan Republik Indonesia sepakat menginisiasi gerakan 100 Smart City di Indonesia.

Selanjutnya untuk mewujudkan elemen-elemen Smart City tersebut juga dibutuhkan modal investasi yang besar. Pentingnya peran investor disini juga dipertimbangkan. Namun bagi Indonesia sebagai satu diantara 5 negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia selain India, China, USA, Jepang tentunya sangat dipertimbangkan oleh investor" yang ada.
Dalam rangka mewujudkan niat baik ini tentunya sangat dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama yang apik antara Pemerintah dan masyarakatnya. Karena ini urusan membangun hidup bersama yang mana takkan bisa terwujud bila salah satunya tidak saling mendukung. Membangun Smart City sangat dibutuhkan Transformasi dimana kemauan untuk berubah dan juga komitmen didalamnya.

Salam
Pemuda yang tersesat di JCC



Sabtu, 14 Januari 2017

Main Ke Danau Seran Dan Rumah Jomblo Di Kalimantan

by
Main Ke Danau Seran Dan Rumah Jomblo Di Kalimantan - Haloo gan, lama tak jumpa di blog kesayangan Official Wacana Blog. Kali ini saya akan kembali lagi dengan berbagi cerita dari daerah Kalimantan Selatan. Pertama kali tiba dikalimantan langsung mendarat di kota Banjarmasin, kota yang terkenal dengan pasar terapungnya (meskipun belum sempat kesana, semoga aja bisa). Tak perlu panjang lebar langsung saja petualangan diawal tahun 2017 ini saya mulai dari Danau Seran. Karena di Kalimantan Selatan ini sangat banyak wisata danau, apalagi danau yang airnya berwarna biru bekas penambangan.

Jarak yang ditempuh untuk sampai ke Danau Seran ini sekitar 1,5 jam dari kota Banjarmasin atau sekitar 1 jam dari kota Banjarbaru. Tidak sulit juga untuk mencarinya di google maps, jadi teman-teman tidak perlu khawatir untuk tersesat hehehe. OK! Perjalanan kesana menggunakan mobil Avanza, sepanjang perjalanan beraspal jadi lancar aja. Eitsss, tapi ketika sudah menemui tanda arah menuju Danau Seran ini bersiap-siaplah menghadapi serangan tanah merah yang bisa ‘becek’ sewaktu-waktu kena air. Jadi disarankan berhati-hati bagi yang ingin berkunjung kesini ketika musim hujan. Lanjuuttt, tidak jauh dari sana sekitar 10 menit kita sudah sampai dan langsung disambut dengan …. Karcis masuk. Tapi dari pintu masuknya pun sudah terlihat danau yang sangat luas nan indah membentang. Sangat disarankan sih masuk dari arah yang benar, biar bisa berhenti berfoto ria bersama danau yang bening ini.


Danau Seran, Kalimantan Selatan Tampak Gelap

Numpang eksis dulu di Danau Seran


Danau Seran, Kalimantan Selatan  Tampak Terang

Sebenarnya sih danaunya luas, cuma karena baru-baru saja terangkat jadi tempat berwisata jadinya infrastrukrur pendukungnya baru juga dibangun. Disini Anda bisa juga menyeberang ke pulau sebelah sekitar 5 menit saja menggunakan perahu. Dipulau itu kurang tampak beberapa ayunan yang dapat dimainkan serta jajanan bila kalian lapar. Selebihnya pemandangan danau ini dari pulau tersebut kurang memuaskan disbanding dekat pintu masuk tadi. Makanya tidak lama dari pulau tersebut kami langsung bergegas untuk ke tempat selanjutnya.

Rumah Jomblo Gunung Kupang, Kalimantan Selatan

Pemandangan sekitar Rumah Jomblo

 Tujuan selanjutnya kami menuju ke daerah Banjarbaru, mendatangi sebuah tempat yang orang sini katakana sebagai ‘rumah jomblo’. Rumahnya memang tinggal satu-satunya berada diketinggian tertentu yang entah disengaja atau tidak oleh developer perumahan sini. Tempat ‘wisata’ rumah jomblo ini berada didaerah gunung kupang perumahan cempaka. Pemandangan yang jarang ditemui ini pun cukup menarik minat warga sekitar serta orang-orang dari berbagai daerah untuk dating melihatnya sendiri. Kami tiba disini sekitar jam 5 sore dimana matahari sebentar lagi terbenam. Maka tinggal lah kami berfoto ria dengan rumah jomblo yang mirip rumah dalam film up (awalnya rumah ini ditambahkan balon juga lhoo). Tak lama setelah menikmati matahari tenggelam kami pun akhirnya pulang. Begitulah cerita kami diawal tahun 2017, berharap bisa menjelajah Kalimantan selatan lagi dibulan-bulan selanjutnya.

Rabu, 14 September 2016

Cinta Tak Berwujud Salah Satu Hotel Tua Di Bandung

by
Sekilas mungkin buat para sobat sekalian sudah biasa bila bicara cinta antara manusia dengan manusia, ataupun manusia dengan makhluk hidup lainnya. Namun bagaimana bila cinta tersebut berasal dari sebuah bangunan tua terhadap para penghuninya? Bangunan ini bernama Hotel Savoy Homann, terletak di kota Bandung tepatnya di Jl. Asia Afrika, cukup dekat dengan Museum KAA (Konferensi Asia Afrika). Hotel ini didirikan sekitar tahun 1871 oleh keluarga Homann asal jerman.

Suasana Malam Depan Hotel Savoy Homann

Pertama kali didirikan Hotel Savoy Homan ini awalnya hanya sebuah penginapan, hingga akhirnya direnovasi dan berubah menjadi hotel. Apalagi saat itu di tahun 1884, jalur kereta api dari Batavia ke Bandung telah dibuka. Di usianya yang ke 50 tahun, tempat ini pun kerap dibanjiri turis yang membutuhkan penginapan. Apalagi setelah dikelola Fr JA van Es seorang pakar perhotelan, Hotel Savoy Homann diperluas dan dimodernisasi menjadi salah satu hotel paling terkemuka di Asia Tenggara. Bahkan orang sekelas Charlie Chaplin pernah menginap di hotel ini pada waktu itu. Apalagi memasuki masa Konferensi Asia Afrika 1955, Presiden Pertama RI Soekarno serta PM India Jawaharlal Nehru pernah menginap di hotel ini. Demikian sehingga Savoy Homann memiliki History Wall, yakni dinding yang memajang foto-foto KAA 1955 dan peringatan 50 tahun KAA 2005.
Pemandangan Hotel Savoy Homann Saat Malam + Diriku

Dimutnya yang telah menginjak satu abad lebih, hotel tersebut terus menjadi tempat pertemuan bagi orang-orang penting yang berkunjung ke Indonesia. Mungkin inilah bentuk cinta tak berwujud dari sebuah bangunan terhadap kita para manusia, dimana bangunan tersebut terus bertahan dan memberikan manfaat bagi manusia.

Selasa, 06 September 2016

Pangkalpinang, Kota Dengan Sejarah Yang Tak Boleh Dilewatkan

by
Kota Pangkalpinang merupakan salah satu Daerah Pemerintahan Kota di Indonesia yang mana bagian dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kota ini terletak di bagian timur Pulau Bangka atau kurang lebih 15 menit bila dari Bandara Depati Amir. Kota ini luasnya 118.408 km2 dengan jumlah penduduk sekitar 328.167 jiwa. Pangkalpinang resmi berdiri pada 14 November 1956, yang artinya kurang lebih 11 tahun setelah Indonesia merdeka. Meskipun demikian namun Kota Pangkalpinang diprediksi sudah ada sejak tahun 1757, inilah salah satu alasan mengapa sejarah Kota Pangkalpinang tak boleh dilewatkan. Saya yakin masih banyak orang yang bahkan belum tau keberadaan kota Pangkalpinang ini apalagi tempatnya bahkan sejarahnya, saya sendiri belum pernah kesana secara langsung hehe.
Wilayah Kota Pangkalpinang Dari Google Maps

Bila dilihat dari etimologi katanya, pangkalpinang terdiri dari dua kata yaitu pangkal yang artinya pusat atau awal, dan pinang (areca chatecu) yang mana nama tumbuhan sejenis palm. Adapun pangkal juga digunakan oleh orang Bangka di masa lalu untuk penyebutan daerah-daerah seperti Pangkal Bulo, Pangkal Raya, Pangkal Menduk dll. Pusat permukiman awal dari Kota Pangkalpinang dibangun ditepi Sungai Rangkui yang membelah kota ini. Proses pembentukan Pangkalpinang menjadi sebuah kota seperti sekarang sangatlah panjang dan berakar. Hal ini dimulai dari saat biji timah yang ditemukan hamper di seluruh pelosok Pulau Bangka, hingga upaya eksploitasi timah dan hasil bumi oleh berbagai bangsa. Awal mula Pangkalpinang ini dari pemerintahan Sultan Susuhunan Ahmad Najamuddin I Adi Kesumo, dimana beliau memerintahkan Abang Pahang bergelar Tumenggung Dita Menggala dan kepada Depati serta Batin-batin. Kemudian Batin kepada Krio yang ada di Pulau Bangka untuk mencari Pangkal sebagai tempat kedudukan Demang dan Jenang yang akan bertugas mengawasi penambangan timah. Adapun pangkal yang dibuat pada masa itu adalah Pangkal Bendul, Bijat, Bunut, Rambat, Parit Sungai Buluh, Tempilang, Lajang, Sungai Liat, Cegal, Pangkal Koba, Balar, Toboali dan Pangkalpinang.

Diketahui bahwa Pulau Bangka pernah menjadi wilayah taklukan dari Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Kemudian setelahnya berlanjut dikuasai oleh Belanda, Inggris hingga Jepang. Setelah Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, oleh Belanda dibentuk Dewan Bangka Sementara pada 10 Desember 1946. Selanjutnya resmi menjadi Dewan Bangka yang dipimpin oleh Musarif Datuk Bandaharo Leo yang masih dilantik oleh Belanda pada 11 November 1947. Dewan Bangka merupakan Lembaga Pemerintahan Otonomi Tinggi. Pada 23 Januari 1948, Federasi Bangka Belitung dan Riau (FABERI) dimana yang tergabung didalamnya Dewan Bangka, Dewan Belitung, dan Dewan Riau merupakan suatu bagian dalam Negara Republik Indonesia Serikat. Kemudian berdasarkan Keputusan Presiden RIS Nomor 141 Tahun 1950 kembali bersatu dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga berlaku Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1948. Pada 22 April 1950 oleh Pemerintah diserahkan wilayah Bangka Belitung kepada Gubernur Sumatera Selatan Dr. Mohd. Isa yang disaksikan oleh Perdana Menteri Dr. Hakim dan Dewan Bangka Belitung dibubarkan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000 wilayah Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung menjadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selanjutnya Kota Pangkalpinang berkembang dari status kota kecil di tahun 1956, kotapraja, kotamadya hingga menjadi kotamadya daerah tingkat II Pangkalpinang.

Pulau Bangka Dilihat Dari Google Maps

Kemudian bila diperhatikan hingga saat ini masih menjadi perdebatan untuk penduduk asli di Pulau Bangka khususnya di Pangkalpinang itu sendiri. Ada yang mengatakan bahwa penduduk asli Pulau ini adalah Suku Melayu, namun sejarak kota ini juga diwarnai dengan kedatangan orang Bugis. Orang Cina juga adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan pulau ini. Sebuah buku yang diterbitkan pada tahun 1954 berjudul Republik Indonesia Propinsi Sumatera Selatan menuliskan bahwa penduduk asli Pulau Bangka adalah mereka yang merupakan hasil pertalian perkawinan antara pelaut yang datang dari Jawa, Palembang, Minangkabau dan Bugis yang menjelma menjadi penduduk asli yang baru.

Jika dilihat dari sejarahnya, Kota Pangkalpinang memiliki sejarah yang mengakar bahkan sampai saat masa kerajaan di nusantara masih berkuasa. Apalagi dahulu beberapa pemimpin bangsa ini ada yang pernah diasingkan di daerah Pangkalpinang ataupun Kepulauan Bangka. Sebut saja Bung Hatta, RS Soerjadarma (dulunya KSAU), MR Asaat (dulunya Ketua KNIP) dan AG Pringgodigdo (dulunya Mensesneg). Bahkan sekelas Bung Karno, KH Agus Salim maupun Sutan Sjahrir pernah diasingkan juga disini meskipun tidak dalam waktu lama. Bila Anda sempat berkunjung ke Pangkalpinang pastikan Anda dapat berkunjung ke beberapa destinasi penting dan cagar budaya di Kota Pangkalpinang seperti berikut ini.

Rumah Residen
Bangunan ini terletak d jalan Merdeka nomor 1. Sebelum menjadi rumah dinas Walikota, dulunya ini rumah Residen Belanda. Rumah ini sangat bersejarah karena menjadi pusat pemerintahan dan pusat kegiatan di Kota Pangkalpinang. Didepannya terdapat alun-alun atau lebih dikenal Lapangan Merdeka. Dihalaman rumah tersebut juga terdapat dua meriam kuno berangka tahun 1840 dan 1857.

Tamansari
Wakil Presiden Mohammad Hatta meresmikan Tugu Pergerakan Kemerdekaan di area ini pada tahun 1949. Adapun Tugu Pergerakan Kemerdekaan dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Bangka dalam mempertahankan serta merebut kemerdekaan setelah proklamasi 17 Agustus 1945.

Museum Timah Indonesia
Awalnya rumah pejabat perusahaan timah Bangka Tin Winnig Bedryf dan menjadi museum sejak 1997. Lokasi museum ini di Jalan Jenderal A.Yani No. 17

Masjid Jami’
Masjid ini berlokasi di kampong dalam, dan diperkirakan dibangun tahun 1930. Masjid ini dibangun oleh Atok H. Saleh penghulu Kota Pangkalpinang dengan bentuk Pyramid berlantai dua. Bangunan ini berlantai semen dan berdiding kayu serta atap terbuat dari genteng. Lantai 1 untuk sholat, lantai 2 sebagai perpustakaan dan penyimpanan kelengkapan. Pemugaran pertama masjid ini dilakukan tahun 1950 atas swadaya masyarakat.

Makam Belanda (Keerkhof)
Kompleks Pemakaman Belanda ini terletak di jalan Sekolah Kelurahan Melintang Kecamatan Rangkui. Disini terdapat sekitar 90 makam, dimana yang tertua berasal dari tahun 1902 dan termuda sekitar tahun 1950an. Salah satu makam yang tertua adalah makam Nyonya Irene Mathilde Ehrencron yang wafat pada 10 MAret 1928. Keerkhof adalah salah satu bukti bahwa Pangkalpinang memiliki nilai strategis bagi Pemerintah Hindia Belanda waktu itu.

Perigi Pekasem
Sumur atau perigi pekasem ini terletak di Kelurahan Tuatunu Indah Kecamatan Gerunggang. Sumur ini dulunya dijadikan tempat untuk membuang mayat orang-orang yang terbunuh TKR (Tentara Keamanan Rakyat), karena dianggap musuh atau sebagai mata-mata Belanda atau sekutu.

Serta masih banyak tempat lainnya seperti Taman Merdeka, Gereja Maranatha, Gereja Katedral Pangkalpinang, Vihara Citra Maitreya, Klenteng Konghucu, RS Bakti Timah, Wisma Timah I dll.

Tema dan Slogan Visit Pangkalpinang Tahun 2015



Pangkalpinang, Pangkal Kemenangan“, demikian salah satu teriakan dari Presiden Soekarno di Pangkalpinang saat akan kembali ke Ibukota Republik Indonesia di Yogyakarta pada 6 Juli 1949. Dikota Pangkalpinang Anda dapat menemukan keramahan, kerukunan masyarakatnya , keragaman adat, tradisi, agama serta budaya.  Hal ini telah berlangsung sejak dahulu kala dan akan tetap berlangsung hingga anak cucu kelak. Sejarah inilah yang nantinya akan diceritakan kepada anak-anak penerus bangsa khususnya generasi di Kota Pangkalpinang. Bahkan Pesona Pangkal Pinang dapat terlihat dari sisi sejarah nya.



Referensi : Sejarah Kota Pangkalpinang - Academia Edu

Rabu, 31 Agustus 2016

Kakak Asuh Bali, Pemberi Harapan Anak Putus Sekolah Di Bali

by
Bali dengan berbagai keindahan alam serta beragam kebudayaan nya tak ayal diganjar sebagai surga di dunia, khusus bagi setiap orang yang pernah kesana. Pesona Bali juga mampu membawa wisatawan mancanegara sebanyak 3.766.638 orang pada tahun 2014. Bali juga memiliki 2.058 restoran, 249 hotel dengan jumlah kamar yang tersedia sampai 28.811 kamar. Hal ini juga yang memungkinkan Bali menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar untuk negara dari sektor pariwisata. Dengan segala potensi tersebut ternyata tidak banyak berdampak buat masyarakat Bali itu sendiri. Tercatat pada Maret 2015 penduduk miskin di Bali sebesar 196.710 jiwa. Dimana terdapat sekitar 8,7% penduduk tidak bersekolah dari total penduduk 4.104.900 jiwa, artinya masih ada 357.126 jiwa yang tidak bersekolah tidak terkecuali di daerah pelosok Bali. (Bali Dalam Angka 2015)
Salah Satu Poster Oprec Kakak Asuh Bali

Berangkat dari sekelumit masalah yang ada tersebut, lahirlah sebuah gerakan bernama Kakak Asuh Bali asuhan Pande Putu Setiawan (Pendiri sekaligus Ketua Komunitas Anak Alam). Komunitas Kakak Asuh Bali  ini bertujuan untuk menuntaskan anak putus sekolah di Bali khususnya di daerah pelosok, bukankah ini sebuah Kabar Baik?. Gerakan kakak asuh Bali ini menggunakan sistem relawan dan juga 'patungan/urunan'. Dimana setiap orang disini dapat menjadi kakak asuh untuk setiap anak putus sekolah maupun anak dari pelosok Bali yang membutuhkan bantuan biaya sekolah. Sebelumnya tim Kakak Asuh Bali telah melakukan survei untuk mendapatkan anak yang sesuai dan berhak untuk diberikan bantuan. Kemudian buat calon kakak asuh dapat memilihnya anak asuh nya sendiri untuk diberikan bantuan,
dari tim Kakak Asuh Bali juga akan membagi calon kakak asuh kedalam kelompok yang terdiri dari 5 orang. Adapun biaya per kakak asuh yaitu 20 ribu rupiah untuk setiap bulannya dan berlangsung selama 1 tahun. Tidak begitu besar untuk kebanyakan orang, malah bahkan sangat sedikit jika dibandingkan dengan pendapatan Bali dari sektor Pariwisatanya. Dengan biaya tersebut diharapkan para anak asuh ini dapat terbantu dari segi perlengkapan sekolahnya yang mana membuat dirinya lebih bersemangat menimba ilmu.

Inovasi Daerah ini benar-benar keren!!! Dimulai dari para semangat para pemuda pemudi Bali yang membantu adik-adiknya yang bakal menjadi generasi penerus nantinya setelah mereka. Mereka percaya bahwa dengan pendidikan, adik-adik tersebut mampu merubah nasibnya sendiri bahkan negara ini. Adapun volunteer dari Kakak Asuh Bali ini seringkali pergi dari satu desa ke desa lainnya di pelosok Pulau Dewata itu untuk mencari anak-anak yang semangat untuk mengenyam pendidikan. Tak jarang menyusuri jalan panjang bahkan melewati hutan, itu semua demi mendapatkan adik-adik asuh yang masih bersemangat belajar bersama teman-temannya. "Tugas mereka untuk terus bermimpi, Tugas kita mewujudkan mimpi-mimpi mereka" oleh Kakak Asuh Bali, begitulah kira-kira semboyan yang seringkali menjadikan para volunteer tergerak untuk bergabung dan bersemangat. Semua ini mereka lakukan tanpa pamrih dan dilakukan memang karena niat tulus ikhlas semata. Mereka percaya bahwa melakukan sesuatu Untuk Indonesia tidak perlu langsung melakukan hal besar semata, namun dengan melihat anak-anak di pelosok Bali dapat bersekolah dengan semangat serta riang gembira saja sudah cukup.

Kalian bisa lihat segala kegiatan dan juga adik-adik asuh tersebut melalui Instagram Kakak Asuh Bali, dari sekian banyak itu saya coba tampilkan beberapa.

Salah satu Volunteer Kakak Asuh Bali Sedang Mendata Calon Adik Asuh

Gambar diatas memiliki caption yang membuat hati ini memaksa untuk terus mengucap syukur bagi kita ataupun kalian yang mampu mengeyam pendidikan hingga ke jenjang tertinggi. Berikut captionnya
D : "Apa cita-citamu dik?"
A : "Masuk SMP kak!"

Kalau Bisa Ikut Bantu Kenapa Cuma Nyalahin Pemerintah -Kakak Asuh Bali-

Semangat Adik-Adik Di SD 5 Bhuana Giri Untuk Duduk Di Kelas Dan Belajar

Pada gambar terakhir ini terlihat adik-adik dari SD 5 Bhuana Giri yang tiap harinya harus melalui jalan panjang lewat hutan serta sungai kering hanya untuk bersekolah. Satu jam perjalanan dengan berjalan kaki hal biasa yang mereka lakukan, sungguh membuat bangga dan terharu. Semangat adik-adikku !!!

Bila dibandingkan dengan para volunteer Kakak Asuh Bali maka saya bukanlah siapa-siapa. Sementara para Kakak Asuh Bali berkeliling desa untuk mencari calon adik asuh, saya hanya mampu menuliskan Kabar Baik ini di blog pribadinya. Inovasi Daerah ini betul-betul membuat penulis juga untuk bergabung sebagai salah satu donatur. Karena berbuat sesuatu Untuk Indonesia tidak perlu menunggu pemerintah atau siapapun, semuanya bisa dimulai dari diri kita sendiri.



Artikel ini diikutsertakan pada Kompetisi Menulis Blog Inovasi Daerahku - https://www.goodnewsfromindonesia.id/competition/inovasidaerahku

Sabtu, 23 April 2016

Tulisan Meow Dimana mana

by
Seperti yang kita ketahui bersama kalau gw ini #BukanPenulis meskipun terus mencoba menulis hal-hal yang #Mungkin tidak penting juga *yasudahlah. Pada postingan kali ini gw mau membagiakan beberapa tulisan gw yang dimuat di website lain (tentunya yang lebih terkenal dari blog gw ). Meskipun masih dikit tapi akan terus bertambah seiring hidup gw, selamat menikmati :

1. Awalnya cuman iseng ikutan kontes menulis tentang travelling gitu dan akhirnya tulisan gw bisa terpampang disitu. Meskipun gw gak memenangkan apapun disana tapi ya lumayan lah.


1 April 2016

Super Adventure

2. Coming Soon

3. Coming Soon

4. Coming Soon

5. Coming Soon

Minggu, 10 April 2016

Mengejar Sertifikasi di HCNA Part 1

by
Lama sudah postingan gue tidak mewarnai blog Official Wacana ini, akhirnya setelah hari-hari yang panjang selama 2 minggu ini bisa posting lagi deh. Cerita gue kali ini datang dari sebuah program sertifikasi Huawei  bernama HCNA (Huawei Certified National Associated). HCNA ini diselenggarakan oleh Huawei yang bekerja sama dengan Kementerian Kominfo, Telkomsel dan Telkom Indonesia. Tahun ini program HCNA memasuki Tahun ke-3 dengan asal peserta dari beberapa kampus di Indonesia seperti Universitas Telkom, ITB (Institut Teknologi Bandung), ITS (Institut Teknologi Surabaya), Uniram (Universitas Mataram), Unibraw (Universitas Brawijaya) dan IT Del Medan. Sertifikasi Huawei ini pun bertaraf Internasional dan juga diakui oleh SKKNI (Standar Kompetisi Kerja Nasional Indonesia) yang artinya dapat digunakan didalam maupun luar Indonesia.

Singkatnya, tanpa pikir panjang gue pun segera mendaftarkan diri dengan mengirim syarat berkas ke email yang tertera. Adapun berkas yang diminta berupa Transkrip Nilai dan Curiculum Vitae (CV). Tidak lama setelah pendaftaran ditutup gue pun menerima balasan email untuk mengikuti tes selanjutnya berupa tes wawancara. Jeng! Jeng! Jeng! Meski sudah biasa ikut tes wawancara seperti seleksi asisten, kepantiaan, organisasi dll, namun ini wawancara pertama gue dengan perusahaan (walaupun masih sertifikasi ya hihi). Tanpa persiapan khusus dan sebelumnya sudah nanya-nanya ke orang yang udah pernah tes/lulus sertifikasi tahun lalu akhirnya gue pun pede aja.

Tiba juga hari tes wawancara program HCNA ini, dimulai jam 8 pagi waktu kampus gue. Karena hari ini gue ada kuliah jadi datangnya on time banget deh. Seluruh pendaftar program ini mencapai 80an orang loh dan kebanyakan dari Jurusan Telekomunikasi. Terlihat waktu sudah menunjukkan 8 tepat namun belum ada siapa-siapa diruangan kecuali para pendaftar. Beberapa saat kemudian sekitar setengah 9 pagi dari pihak huawei pun datang. Diawali pembukaan oleh kemahasiswaan Fakultas Teknik Elektro dan dilanjutkan oleh pihak huawei menjelaskan tentang program HCNA serta Perusahaan Huawei. Sebelumnya kita diminta untuk mengumpulkan CV dan Transkrip Nilai sembari mengisi Presensi wawancara yang akan dilakukan. Mau tau seputar Perusahaan Huawei? Bisa kunjungi websitenya di www.huawei.com . Dijelaskan juga kalau peserta terbaik program HCNA ini berhak untuk magang 1 bulan di Telkomsel loh. Termasuk juga dijelaskan kalau tes wawancaranya menggunakan bahasa inggris. Setelah beres pembukaan dan penjelasan dari pihak huawei akhirnya kami disuruh menuju ke ruangan wawancara

Didepan ruangan wawancara sudah ada panitianya yang bersiap memanggil nama yang akan diwawancara, dan ternyata 4-5 nama sekaligus. Meski masuknya ramean namun pas didalam ternyata ada 4-5 orang pewawancara juga. Gue menjadi peserta terakhir yang diwawancara karena waktu ngisi presensi juga paling belakang hahaha. Ketika didalam ruangan seperti biasa perkenalan diri dan motivasi ingin mengikuti program ini. Dilanjutkan menceritakan kegiatan sehari-hari, sedikit tentang kepemimpinan dan organisasi hingga yang terakhir apa yang bisa meyakinkan mereka mau memilih gue untuk ikut program HCNA tersebut. Semuanya dalam bahasa inggris loh ya, baik pewawancara maupun gue sebagai pendaftar. I know my english ability is limited in speaking but I just do my best there. Although sometime there are words that I forgot but I still make them sure know what I mean. I think the interview was only about 5-10 minutes.

Pengumuman peserta yang lolos seleksi dan berhak mengikuti Program HCNA di Pustiknas (Pusat TIK Nasional), Ciputat, Tangeran Selatan itu akhirnya diumumkan lewat email. Daaan nama gue pun ada disana !! Bersiap meraih sertifikasi pertama dan berangkat ke Pustiknas, Ciputat, Tangerang Selatan.

Selanjutnya tunggu cerita gue selanjutnya di Mengejar Sertifikasi di HCNA Part 2 !!

Kamis, 17 Maret 2016

Mencari Kucing Besar Di Kebun Binatang Bandung

by
Cerita kali ini tentang mencari kucing besar dan membawa saya untuk pertama kalinya ke kebun binatang. Sejujurnya memang di Sulawesi Selatan, daerah asal saya memang tidak ada kebun binatang. Kebun Binatang Bandung ini beralamatkan di Jalan Kebun Binatang No 6 Taman Sari Bandung Jawa Barat Indonesia – Telpon (022) 2507302. Karena sudah hafal daerah Bandung, tak cukup sulit untuk menuju ke kebun binatang ini menggunakan kendaraan pribadi. Tanpa perlu waktu lama kamipun parkir kendaraan di kampus ITB dan masuk ke kebun binatang melalui pintu 2. Sekedar informasi bahwa kebun binatang ini memiliki 3 pintu masuk dan harga tiket masuknya Rp. 20.000 / orang. Kebetulan kemarin itu pas weekday, jadi untuk weekend sayapun belum mengetahui harga tiketnya ya.

Doc. Pribadi - Panthera Tigris

Petualangan pun dimulai!! Kunjungan yang pertama setelah kami berlima masuk ternyata tempat sekumpulan buaya. Namun sangat disayangkan buaya nya saat itu sedang asik berjemur tanpa melakukan gerakan sedikitpun. Meskipun tetap saja ada seorang teman yang tidak terlalu suka sehingga mengajak untuk segera pindah. Tak jauh dari tempat buaya ada sekumpulan anak beruang dengan kandang terbuka. Terlihat beruang disini asik saja menerima kiriman kacang maupun kerupuk dari pengunjung yang datang. Kali ini melanjutkan perjalanan untuk melihat satwa lain dan tempat yang dituju ternyata sekumpulan satwa burung dan juga reptil. Mulai dari jalak bali, kasuari, merak, elang rajawali, kakatua, sloth, berbagai jenis ular seperti cobra. Beranjak dari burung dan reptil kami pun memasuki kawasan satwa primata seperti owa jawa, wau-wau dkk. Selain satwa burung, reptil dan primata, kita juga bisa menjumpai gajah, unta, banteng, kambing, tapir, babi hutan, kuda nil, berang-berang, rusa, dan masih banyak lagi.

Doc. Pribadi - Beruang kecil


Di kebun binatang ini terdapat 213 jenis satwa, terdapat 79 jenis hewan langka yang dilindungi pemerintah. Namun yang cukup menyita perhatian saya adalah satwa langka yaitu 'kucing besar'. Anda tau kucing besar? Ya, kucing besar atau Panthera Tigris bahasa latinnya dikenal sebagai Harimau dalam bahasa Indonesia. Kenapa dibilang kucing besar? Karena dilihat dari bentuknya tidak jauh berbeda dengan kucing, hanya ukurannya lebih besar.

Ternyata di kebun binatang bandung terdapat 3 kandang harimau yang tempatnya berbeda. Tempat pertama yang kami kunjungi merupakan tempat dari seekor harimau. Kandangnya yang cukup tinggi membuat kami agak kesulitan melihat 'kucing besar' ini dari atas, ditambah harimaunya juga lagi bersantai layaknya tidur siang. Selanjutnya ada kandang terbuka yang cukup besar dari seekor harimau. Lagi lagi 'kucing besar' ini lagi bersantai tidur siang sambil menghindari sinar matahari. Namun tak berapa lama kami menyaksikan, harimau tersebut terbangun sehingga sempat untuk mengabadikan momen tingkah lakunya. Hal yang cukup menarik disini 'kucing besar' nya kok makan rumput atau dedaunan. Salah seorang teman malah nyeletuk, "karena dibandung jadi dikira lalapan mungkin". Kemudian tempat terakhir dari 'kucing besar' berada dideretan harimau dan juga singa. Kandangnya yang tidak terlalu besar dan dilindungi oleh kaca bening yang membuat kami tetap bisa melihat tingkahnya.

Doc. Pribadi - Pose Full Tim

Akhirnya misi mecari kucing besar di kebun binatang bandung tercapai juga, meskipun perlu waktu mengitari satwa-satwa lain sebelumnya. Tingkah laku dan bentuk hewan ini yang terbilang menggemaskan (asal tidak kena gigit atau cakar aja hehe) cukup memuaskan kami hari itu. Tak lupa sebelum pulang kami sempatkan untuk berpose bersama sambil berjalan santai ke pintu keluar. Demikianlah perjalanan kali ini Mencari Kucing Besar Di Kebun Binatang Bandung ! Sampai jumpa lagi di jalan-jalan selanjutnya. Seperti biasa ada sebuah Quote tentang kebun binatang dan binatang sebagai berikut :

“The greatness of a nation and its moral progress can be judged by the way its animals are treated.” - Mahatma Gandhi
“You can judge a man's true character by the way he treats his fellow animals.” - Paul McCartney
“Seperti perpustakaan umum, atau museum, kebun binatang bertujuan melayani bidang pendidikan populer serta ilmu pengetahuan.” ― Yann Martel, Life of Pi

Sabtu, 12 Maret 2016

Wacana: Pasar Tradisional Harus Bertransformasi

by
Disela-sela waktu mengerjakan Tugas Akhir saya tidak sengaja mengingat kembali Wacana mengenai kondisi Pasar Tradisional. Kita juga sama sama menyadari bahwa pasar tradisional masih menjadi primadona bagi jutaan masyarakat Indonesia. Selain harga yang bersahabat, kesegaran barang-barang yang dijual serta adanya tawar menawar membuat orang masih menyukai pasar tradisional. Namun sayangnya kondisi pasar tradisional sampai hari ini tidak jauh dari kumuh, kotor, becek baik hujan maupun tidak dan sekelilingnya penuh sampah, belum lagi masalah keamanan. Hal ini yang saya sering amati juga ketika sesekali pergi pasar atau sekedar lewat khususnya sekitar kota-kabupaten Bandung.

Disisi lain kita juga mengetahui kini banyak hypermarket yang berdiri dan mungkin sudah menjadi tujuan utama untuk berbelanja khususnya keperluan sehari hari. Pasar modern atau hypermarket inilah yang menjadi salah satu saingan dari pasar tradisional beberapa tahun kebelakang. Lihat saja barang yang dijual hampir semua tersedia, harga-harga yang ditawarkan pun kini makin bersahabat khususnya dengan diskon tertentu yang diberikan. Demikian pasar modern seakan memberikan efek ganda bagi masyarakat maupun pemerintah. Di satu sisi masyarakat akan memiliki peningkatan taraf hidup yang dapat dinilai dengan peningkatan pembangunan sarana perekonomian yang berupa pasar modern tersebut, namun disisi lain hal itu akan menjadi sebuah ancaman bagi para pedagang kecil terutama para pedagang pasar tradisional. Belum lagi kalau kita bahas tentang terbentuknya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) saat ini yang sedikit banyak pasti mempengaruhi pasar tradsional. Kalau sudah begini ya mau tidak mau tentunya pasar tradisioanl harus melakukan transformasi.

Sumber foto : Pikiran Rakyat

Melalui beberapa bacaan dari internet maupun hasil pengamatan ketika menonton televisi saya pun mencoba untuk membuka Wacana tentang Transformasi Pasar Tradisional sebagai berikut :

1. Pembenahan tempat berjualan di Pasar Tradisional secara merata

Hal ini perlu dilakukan untuk membangun kembali image Pasar Tradisional menjadi tempat yang nyaman, aman, bersih dan bersahabat untuk berbelanja. Kalau bisa sih tempat secara keseluruhan, kemudian lapak masing-masing pedagang. Tentunya juga penyediaan tempat sampah dan tata kelolanya yang baik akan membuat kebersihan selalu terjaga nantinya. Semaksimal mungkin untuk bisa menyamai tempatnya pasar modern. Hal ini perlu dilakukan tak lepas dari diinginkannya siapapun orang dan dari kalangan manapun dapat serta mau berbelanja di pasar tradisional

2. Integrasi hasil panen para petani dengan Pasar Tradisional

Hampir sama seperti kawan-kawan peserta Hackathon Merdeka 1.0 ini [Aplikasi Beli Bawang Langsung Dari Petani] . Integrasi disini dimaksudkan untuk memberdayakan produk/hasil dari petani kita dibanding produk impor, meskipun nantinya kita akan menghadapi persoalan harga. Dengan melakukan integrasi ini maka petani dan pedagang akan terbantu karena tidak perlu repot lagi untuk saling mencari. Diusahakan juga dilengkapi serta didukung oleh manajemen pasar yang membantu mengawasi harga-harga barang di Indonesia maupun dunia. Jangan sampai para rakyat kecil ataupun pedagang mudah dibodohi oleh oknum yang ingin mencari keuntungan dari ketidaktahuan tadi.


3. Menjaga kualitas produk atau barang yang dijual

Kualitas merupakan hal yang sangat diperhatikan oleh kebanyakan orang, meskipun beberapa lebih sering mempertimbangkan harga dibanding kualitas. Orang-orang bahkan berani membayar lebih mahal untuk sebuah kualitas. Nah, disini lagi -lagi dibutuhkan dukungan dari manajemen pasar dan pedagang sendiri untuk menjaga kualitas dari barang yang dijualnya. Kualitas disini maksudnya tidak menggunakan atau menjual barang yang mampu membahayakan manusia apalagi yang jelas-jelas dilarang. Sesuatu bangetlah kalau ini bisa terjadi dan bahkan menjadi image dari Pasar Tradisional.

Begitulah kurang lebih beberapa usulan saya melalui Wacana kali ini mengenai keharusan Pasar Tradisional melakukan Transformasi. Tentunya hal diatas tidak dapat terlaksana tanpa peran serta dari para pedagang, manajemen pasar, pemerintah, serta pembeli tentunya. Semua memiliki perannya masing-masing bahkan orang kecil sekalipun. Sebenarnya juga beberapa Pasar Tradisional sudah ada yang memiliki tempat-tempat bersih, namun sayangnya ini belum tersebar merata. Semoga wacana saya kali ini bisa bermanfaat, saya pun menunggu orang-orang yang bisa merealisasikan (tentunya ada pengkajian yang komprehensif dulu ya) sembari mencari cara juga agar bisa tersampaikan oleh pemerintah khususnya. Sayapun juga sebagai mahasiswa menunggu aksi-aksi nyata para kawan-kawan Mahasiswa Indonesia khususnya.

Akhir kata saya tutup dengan sebuah kutipan dari Madilog Tan Malaka berikut sebagai pesan kepada kaum terpelajar agar lebih memperhatikan rakyat sekitarnya

Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali - Tan Malaka 

Kamis, 10 Maret 2016

Tirta Yatra Di Bumi Sunda Majalaya

by
Akhirnya setelah beberapa hari belum bisa mengupdate postingan terbaru yang mana postingan terakhir saya ada di bulan Februari mengenai Menyikapi Over The Top (OTT) Service di Indonesia . Meskipun kondisi saya saat ini masih belum 100% fit kembali setelah melalui beberapa hari kebelakang yang menguras tenaga dan stamina. Namun sebelum beberapa ingatan hangat ini saya lupa maka akan saya coba tuliskan dan dituangkan dalam postingan kali ini. Cerita kali ini mengenai perjalanan Tirta Yatra ke daerah Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Tirta Yatra berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Tirta dan Yatra. Tirta artinya pemandian, sungai, kesucian, air, toya atau air suci, sungai yang suci. Sedangkan Yatra berarti perjalanan suci. Jadi Tirtayatra kurang lebih merupakan perjalanan suci untuk mendapatkan atau memperoleh air suci. Diaman Tirtayatra sehari-hari di Bali lebih dipahami dengan tangkil atau sembahyang ke pura-pura. Namun untuk Tirta Yatra kali ini cukup berbeda, saya tidak mengunjungi sebuah pura, kuil ataupun sebuah candi melainkan lebih ke sebuah tempat atau padepokan. Lengkapnya Tirta Yatra saya kali ini ke daerah Majalaya yang diadakan oleh KMH Vidya Dharma Putra Ganesha ITB (Keluarga Mahasiswa Hindu Institut Teknologi Bandung). Aslinya saya bukan mahasiswa ITB dan kegiatan ini boleh diikuti oleh mahasiswa hindu kampus lain maka saya coba untuk ikut. Kegiatan Tirta Yatra ini biasanya dilaksanakan setiap setahun sekali, biasanya dilaksanakan masing-masing kepengurusan tahunan.
Doc. Pribadi - Foto bersama

Singkat cerita perjalanan kali ini ditempuh sekitar 2 jam dari kampus ITB menggunakan kendaraan bis. Sekitar pukul 18.06 kami pun tiba di sebuah padepokan Surya Kancana Padjadjaran, sambutan hangat khas sunda pun kami terima sambil mempersilakan masuk ke sebuah rumah. Padepokan Surya Kancana Padjadjaran ini merupakan tempat bagi masyarakat sunda wiwitan berkumpul khususnya daerah Majalaya. Disana kami langsung bergegas mengganti pakaian menjadi pakaian adat madya. Setelah itu beberapa dari kami segera menyiapkan sarana dan prasarana untuk persembahyangan malam itu. Sementara itu beberapa dari kami juga sembari mengobrol dengan beberapa wargi padepokan tersebut, mulai dari perkenalan hingga sedikit tanya jawab mengenai sunda wiwitan. 

Persiapan persembahyangan telah selesai dilakukan namun obrolan singkat ini dipaksa berhenti sejenak untuk membuka acara tirta yatra ini oleh tuan rumah. Kasepuhan oleh wargi padepokan menyebutnya yang membuka langsung sekaligus menyambut kedatangan kami waktu itu. Setelah sambutan singkat tersebut ternyata dilanjutkan dengan sesi sharing dan diskusi. Bapak R. Otong Toyibin Wiranatakusumah [selengkapnya bisa cek di Wiranatakoesoema_V ] menyampaikan berbagai macam hal termasuk sejarah dan filsafat sunda wiwitan, sedikit mengenai sejarah Indonesia, tak pula juga sejarah singkat padepokan Surya Kancana Padjadjaran. Kami pun selaku peserta cukup antusias menyimak penyampaian tersebut khususnya mengenai filsafat sunda wiwitan yang ternyata memiliki kesamaan dengan bali yang mana dengan bahasa berbeda.

Adapun dari yang disampaikan, saya lebih tertarik terhadap proses pencarian jati diri setiap orang. " Siapa aku? Darimana aku? dan hendak kemana aku ini?  ", seperti yang kita ketahui juga bahwa ada jati diri daerah ini, jati diri agama ini, jati diri bangsa ini dll. Disampaikan pula kita jangan sampai kehilangan arah dengan tidak mengenal jati diri kita maupun selama pencarian jati diri kita. Bahkan seperti kata Mario Teguh, seorang motivator terkenal pun menyampaikan :

 Engkau yang muda dan sedang mencari jati diri, dengarlah ini …

Jati dirimu tak bisa kau temukan dalam lamunan, tapi dalam kegiatan yang dinamis di masyarakat. 

Meskipun engkau mungkin sedang tersiksa dalam perasaan bersalah karena kemalasanmu, rasa malas bukanlah jati dirimu.

Kesejatian jiwamu itu kuat dan terhormat.

Jika engkau tidak kuat, rasa malas itu telah lama menjadikanmu lapuk dan tak berguna.

Tapi jiwamu melawan, dan membuatmu merasa bersalah, agar engkau menguatkan diri melawan rasa yang telah menggagalkan banyak jiwa hebat yang sangat berbakat sebelummu.

Kesejatianmu sesungguhnya mampu untuk tetap belajar dan bekerja keras walau pun sebetulnya rasa malas sedang merampok hatimu.

Rasa malas dan kerja keras adalah dua hal yang berbeda.

Dan karena engkau jiwa yang sejatinya kuat, engkau akan tetap mampu belajar dan bekerja keras di dalam rasa malas atau dalam perasaan apa pun.

Sesungguhnya engkau jiwa yang hebat.

Kalau tidak, mengapakah engkau merasa galau dalam perasaan bahwa seharusnya engkau bisa menjadi lebih besar?

Hatimu galau, karena ia tak suka engkau tak menjadi sehebat engkau yang seharusnya.

Engkau jiwa yang hebat.

Mario Teguh - Loving you all as always

Setelah sharing dan diskusi tersebut usai barulah dilanjutkan dengan persembahyangan bersama dengan tata cara masing-masing. Pada tengah malamnya juga dilangsungkan beberapa pementasan seni seperti pencak silat, musik sunda maupun gending bali, tari topeng dll. Meskipun waktu telah larut malam namun kami dan juga wargi padepokan tetap antusias menyaksikan pementasan bersama tersebut. Kegiatan kembali dilanjutkan pada pagi hari dengan melakukan penglukatan (pembersihan) sekaligus sembahyang bersama. Sekitar pukul 10 pagi kegiatan tirta yatra ini berakhir dan ditutup dengan melakukan foto bersama wargi padepokan. Tak lupa saya sampaikan rasa terima kasih atas sambutannya oleh wargi padepokan Surya Kancana Padjadjaran serta KMH Vidya Dharma Putra Ganesha ITB yang telah mengizinkan saya untuk bisa ikut serta.

Salam,
Hatur nuhun. Matur Suksma.
Rahayu Rahayu Rahayu. Om Santi Santi Santi Om