" Apa gunanya punya jutaan piala, medali, dan pesawat, jika kau tidak dapat bersenang-senang? " [James Hunt]

Rabu, 25 Oktober 2017

Jadi Bisa Refund Cepat Di Traveloka

by
Halo sobat blogger, waktu liburan ke Jogja kemarin itu pertama kali nya saya mau liburan dengan jadwal yang tidak pasti. Begitulah resiko saat saya pertama kali kerja dan masih butuh banyak belajar namun tetap ingin liburan hehe. Meskipun jauh hari saya sudah menyiapkan tanggalnya, toh 2 minggu hingga 1 minggu kemudian bisa berubah lagi tanggal liburan saya. Bahkan waktu itu jadwal saya berubah di H-6 sebelum keberangkatan setelah mendapatkan info jadwal penerbangan sore saya BDJ-CGK dipindah ke malam hari. Padahal awalnya saya mengambil jadwal penerbangan sore BDJ-CGK agar bisa lanjut penerbangan malam CGK-JOG. Untungnya pesan tiket waktu itu lewat TRAVELOKA.


Awalnya saya mau ganti jadwal aja, namun terlintas pilihan untuk refund ditambah bila ingin ganti jadwal waktu itu dikenakan biaya tambahan juga. Maklum jiwa Ke-Mahasiswa-an masih melekat erat dalam jiwa saya dan akhirnya saya putuskan untuk refund aja sambil membuktikan 30 days refund guarantee nya TRAVELOKA. Langsung saja saya coba isi semua yang diperlukan dan mengikuti semua tahapan untuk bisa refund dari aplikasinya langsung. Setelah itu saya menerima email pengajuan refund saya sudah dikirimkan ke pihak TRAVELOKA. Kemudian setelah 30 menit saya menerima email lagi untuk request refund approved dan setelah ini tinggal menunggu uang kita kembali dengan damai hehe. Waktu itu proses refund saya diproses tanggal 23 Agustus dan belum cukup 30 hari tepatnya 17 September saya menerima pemberitahuan uang refund saya sudah diterima dengan baik. Ini bahkan cuma 20 hari dan sekaligus membuktikan 30 days refund guarantee nya TRAVELOKA memang teruji dan mantap. Di TRAVELOKA kita jadi bisa refund dengan cepat, garansi 30 hari saja lho.

30 days refund guarantee  ini salah satu fitur terbaik TRAVELOKA sebagai wujud pemberian layanan terbaiknya kepada para pelanggan. 30 days refund guarantee nya TRAVELOKA juga sangat membantu dan tentunya buat kita merasa nyaman dan aman. Semuanya akan sangat mudah dilakukan, bisa menggunakan aplikasinya via Smartphone ataupun via websitenya. Kita pun juga dipandu dengan baik melalui langkah-langkah nya yang mudah.  Dari segi waktu juga sangat fleksibel dimanapun kapanpun selama terhubung ke jaringan internet. Pengajuan refund ini pun bisa dilakukan sampai H-1 tergantung validitas tiket Anda berdasarkan kebijakan maskapai yang dipilih. Semuanya juga bisa dipantau melalui aplikasinya dibagian detail dari 'pesanan saya'. Jadi ketakukan tiket hangus sudah tidak ada lagi, kecuali jika memang diawal tiket Anda tidak bisa di refund atau kembali lagi kepada kebijakan dari maskapai masing-masing. Uang hasil refund nya pun langsung masuk ke rekening yang telah dipilih sebelumnya. Prosesnya juga aman karena langsung melalui email kita pribadi atau akun pribadi kita di aplikasi TRAVELOKA.

Ingat! untuk refund ini juga berlaku untuk pemesanan hotel ya, perhatikan yang bertanda khusus refundable. Prosesnya pun kurang lebih sama dengan yang tiket pesawat dan tentunya 30 days refund guarantee tetap berlaku. TRAVELOKA memang paling mengerti kebutuhan dan keluhan para pelanggannya.

#JadiBisa Liburan menyenangkan dengan TRAVELOKA, pesan dahulu baru refund kemudian *asal sesuai dengan syarat dan kebijakan yang berlaku ya*. Hanya dalam satu aplikasi semuanya jadi mudah, mulai pesan tiket pesawat, kereta api, hotel, paket pesawat+hotel, rekreasi hingga pulsa dan kuota. Fiturnya pun menarik dan memudahkan kita seperti easy rescheduleprice alert hingga 30 days refund guarantee nya.

Rabu, 04 Oktober 2017

Hari 3 & 4 Di Jogja - Menikmati Alam Kalibiru & Keajaiban Candi Borobudur

by
Setelah sebelumnya Hari 1 & 2 Di Jogja – Luasnya Candi Ratu Boko & Kemegahan Candi Prambanan , di hari berikutnya saya mau mencoba menikmati wisata alam dan keindahan cagar budaya dari Jogja. Dengan cukupnya istirahat dan asupan makanan yang sesuai saya pun siap bertualang kembali di kota gudeg. Banyaknya tempat wisata di jogja tidak imbang dengan masa liburan singkat saya ini, makanya saya cuma bisa memilih tempat-tempat yang memungkinkan untuk dikunjungi utamanya seorang diri.

Berangkat lebih pagi sekitar jam 9 menuju wisata alam kalibiru menggunakan sepeda motor. Menuju kalibiru dari kota jogja diperlukan waktu sekitar 90 menit, itu sudah ditambah waktu 'tersesat' bila hanya bermodalkan google maps atau waze saja. Setengah perjalanan masih enak karena masih jalanan aspal, namun setelah keluar dari teritorial jogja itu sendiri maka selesailah sudah kebahagiaan itu. Disini jalanan mulai tidak teratur, berkerikil dimana-mana dan mulai melewati perkampungan dibawah kaki gunung. Tapi tidak terlalu lama hingga saya dapat kembali ke jalanan beraspal, namun kali ini jalanannya yang cukup terjal untuk dilalui. Hingga pada akhirnya saya bisa sampai di Wisata Alam Kalibiru, untuk tiket masuk anda harus membayar sebesar 15 ribu. Tempatnya yang berada diketinggian dan pemandangannya ke kalibiruitu sendiri yang membuat orang tertarik untuk datang kesini untuk sekadar berfoto ria. Disini memang tempatnya paling enak bila berdua dengan pasangan atau minimal rame-rame bareng teman, sangat tidak direkomendasikan untuk pergi sendiri! CATAT !!! Jepret sana ... Jepret sini ... Naik pohon satu ke pohon yang lainnya untuk berfoto atau sekadar melihat pemandangan sekitar.

Setelah puas lalu saya melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur,

Senin, 18 September 2017

Hari 1 & 2 Di Jogja – Luasnya Candi Ratu Boko & Kemegahan Candi Prambanan

by
Perjalanan kali ini saya terbang dari Banjarmasin ke Jogja dengan transit di Jakarta terlebih dulu. Berangkat siang hari dan tiba saat malam hari, harga tiket yang dengan rute tersebut menurut saya cukup murah bila dibandingkan melalui transit di surabaya. Saya tiba di jogja jam 11 malam, saya cukup kaget karena pintu keluar bandaranya dekat dengan jalan utama, jadinya bisa pesan Go-Jek (Aplikasi Ojek Online).

Kawasan Utama Candi Prambanan

Selama di Jogja saya menginap di EDU HOSTEL, penginapan ala-ala backpacker bertempat di Jogja. Penginapan ini gampang saya temukan di TRAVELOKA (Aplikasi pesan tiket Pesawat & Hotel Online) karena Review nya yang bagus dan harga nya cukup murah. Jaraknya dari bandara pun sekitar 20 km, lokasinya juga dekat dengan kawasan Malioboro. Tempatnya sangat nyaman dengan masing-masing kamar punya 3 kasur dua tingkat untuk 6 orang, 1 kamar mandi, 6 loker barang, AC pula dan dapat FREE SARAPAN. Tempatnya juga cukup bersih, kasurnya juga enak, hanya saja Anda perlu memiliki gembok bila ingin mengamankan barang di loker (bisa juga beli di bagian resepsionis hostelnya). Untuk motor saya memilih untuk rental di JOGJIG . Setelah selesai bongkar muat barang, charge hp+powerbank, kunci loker kemudian tidur untuk persiapan menjelajah di hari berikutnya.

Keesokan harinya saya sudah siap jam 10 dan memulai perjalanan saya yang pertama menuju wilayah Candi Prambanan menggunakan rute Google Map dengan jarak 23 km. Saya pun tiba disana sekitar jam 11 siang, langsung menuju loket pembelian tiket seharga 75,000 untuk Candi Prambanan + Candi Ratu Boko. Karena lokasi Candi Ratu Boko yang agak jauh maka saya disarankan untuk mengunjungi nya pertama. Saya menggunakan shuttle bus menuju Candi Ratu Boko dengan perjalanan sekitar 10 menit.

Gerbang Utama Candi Ratu Boko


Candi Ratu Boko sendiri merupakan kompleks sejumlah bangunan yang berada di selatan Candi Prambanan dimana tempatnya yang berada diatas bukit. Kompleks bangunan ini dikaitkan dengan legenda rakyat setempat yaitu Roro Jonggrang. Kawasan Candi Ratu Boko ini sangat luas, saya pun cukup lelah berkeliling mulai dari gerbang depan hingga ke kawasan padepokan nya. Disini biasanya orang berdatangan saat matahari tenggelam (baca: sunset). Karena posisinya yang berada diatas bukit, jadi pemandangan kebawah nya pun cukup bagus. Banyak spot foto yang instagramable buat Anda yang menyukai fotografi, bagi Anda yang senang menjelajah juga sangat saya rekomendasikan. Disini Anda tidak hanya belajar sejarah namun juga akan kagum dibuatnya, luasnya kawasan ini maupun arsitektur bangunan candi yang masih utuh sampai hari ini. Cukup 1 jam saya mengelilingi kawasan Candi Ratu Boko dan saya akhiri dengan menikmati kelapa muda dan soto untuk makan siang.

Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang merupakan kompleks Candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi terbesarnya pun bernama Candi Brahma, Wisnu dan Siwa lambing dari Tri Murti dalam agama Hindu. Didepan setiap candi utama terdapat candi yang melambangkan wahana dari Tri Murti itu sendiri seperti Garuda (Suparna), Lembu (Nandhini) dan Angsa (Hamsa). Satu persatu candi utama dan wahana pun saya kunjungi, dan memang hanya tersisa beberapa Arca yang masih utuh didalam masing-masing candi. Ternyata sekitar tahun 2006 pernah terjadi gempa yang mengakibatkan kompleks Candi Prambanan rusak parah karenanya dan lainnya rata dengan tanah. Didalam kawasan Candi Prambanan juga saya bisa menemukan Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Bubrah, Candi Plaosan yang mana terkena dampak juga.

Candi Prambanan Dari Sisi Pintu Keluar

Setelah puas dengan berkeliling dan mengagumi keindahan arsitektur dari candi-candi ini akhirnya saya memutuskan untuk pulang dan beristirahat. Perjalanan ke timur jogja kali ini cukup mengesankan dan membuat liburan singkat saya terasa sempurna.  Istirahat yang cukup merupakan kunci untuk bisa maksimal dalam penjelajahan di hari berikutnya yang mana menuju ke barat jogja. Sampai ketemu di tulisan saya selanjutnya, terima kasih sudah mengikuti cerita saya. Salam Blogger

Minggu, 10 September 2017

Semuanya Dimulai Dari Jogjakarta

by
Semuanya Dimulai Dari Jogjakarta - Kesempatan dapat liburan singkat akhir Agustus lalu membuat saya memilih Jogja sebagai kota tujuan. Dari rencana awal memang rute liburan saya ingin mencoba Jogja-Semarang-Dieng-Surabaya atau mencoba menjelajah Malaysia-Singapura-Thailand-Myanmar-Kamboja (butuh waktu 14 hari), namun dengan segala pertimbangan waktu akhirnya cuma Jogja. Untuk Anda yang berada di pulau jawa tentu punya banyak pilihan untuk transportasi, Anda bisa menyesuaikan budget dan waktu Anda. Namun berbeda bila Anda diluar pulau jawa seperti saya ini, hanya bisa menggunakan Pesawat Terbang. Dengan biaya yang lebih mahal tentunya yang hanya penerbangan antar kota, bandingkan sama rute Jakarta-Malaysia atau Jakarta-Singapura yang lebih murah.
Candi Prambanan tampak samping

Disini di Jogja semuanya dimulai, perjalanan pertama saya yang akan membawa saya pada perjanalan selanjutnya. Perjalanan pertama ini meliputi 5 Kabupaten & 2 Kotamadya, 7 Hari 6 Malam, 4 Bandar Udara. Senang bisa mengunjungi Kab. Gunung Kidul, Kab. Bantul, Kab. Sleman, Kab. Kulon Progo, Kota Yogyakarta, Kab. Sidoarjo, dan Kota Surabaya. Menginap dan merasakan suasana kota Indonesia selama 7 Hari 6 Malam seorang diri dan melalui 4 Bandar Udara meliputi Bandar Udara Syamsudin Noor, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Bandar Udara Internasional Juanda.

Beberapa Stupa Candi Borobudur 

Gerbang Depan Candi Ratu Boko

Perjanalan singkat nan melelahkan tetap saya jalani demi mengenal Bumi Nusantara beserta isinya. Mengenal dan mengunjungi tempat-tempat baru sambil mengagumi segala ciptaan-Nya. Bukan hanya sekedar berfoto ria namun juga mendapatkan makna dari perjalanan itu sendiri. Apalagi disini saya cuma berjalan sendiri (mau nya sih cari teman jalan), banyak hal yang harus dipersiapkan juga.

Dan yang paling menyenangkan dari sebuah perjalanan adalah bisa kembali ke rumah

Selanjutnya saya akan coba berbagi kegiatan saya setiap harinya termasuk kunjungan beberapa tempat di Jogja. Semoga bermanfaat dan yang belum ke jogja bisa segera berkunjung ke jogja.

Happy Sharing