" Apa gunanya punya jutaan piala, medali, dan pesawat, jika kau tidak dapat bersenang-senang? " [James Hunt]
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Sosial. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 April 2014

Nasionalisme Itu Apa ?

by
Berawal dari sebuah diskusi beberapa hari lalu dimana ada hal yang menarik perhatian disana. Mungkin karena diskusi ini bersama para tokoh Kesehatan serta Pendidikan kali ya. Salah satu narasumber tersebut menceritakan mengenai NASIONALISME warga negara yang tinggi. Menariknya disini ketika itu dikaitkan dengan negara kita, dan ternyata secara logika masing-masing memang NASIONALISME kita jauh berbeda dari negara yang diceritakan tadi. Sebelumnya saya mencoba menjelaskan dulu judul kali ini yang mana akan dibantu oleh pendapat dari beberapa pakar sebagai berikut :

Menurut Joseph Ernest Renan (1822-1892)
mengemukakan pengertian Nasionalisme yang didasarkan atas manusia, bahwa bangsa itu adalah segerombolan manusia yang berkehendak untuk bersatu. Dengan kata lain Nasionalisme adalah kehendak untuk bersatu dan bernegara.

Kalo menurut Hans Kohn
Nasionalisme secara fundamental timbul dari adanya National Counciousness. Dengan perkataan lain nasionalisme adalah bentuk dari kesadaran nasional berbangsa dan bernegara sendiri. Dan kesadaran nasional inilah yang membentuk nation dalam arti politik, yaitu negara nasional.

Sedangkan menurut Stoddard
Nasionalisme adalah suatu kepercayaan yang dimiliki oleh sebagian terbesar individu di mana mereka menyatakan rasa kebangsaan sebagai perasaan memiliki secara bersama di dalam suatu bangsa.

Terakhir menurut Dr. Hertz dalam bukunya yang berjudul Nationality in History and Politics
Empat unsur Nasionalisme, yaitu:
1. Hasrat untuk mencapai kesatuan
2. Hasrat untuk mencapai kemerdekaan
3. Hasrat untuk mencapai keaslian
4. Hasrat untuk mencapai kehormatan bangsa



Mungkin sedikit penjelasan dari para ahli diatas bisa membuka gambaran dan wawasan kawan-kawan terhadap Nasionalisme itu sendiri. Kalo bisa saya simpulkan sendiri, menurut saya Nasionalisme itu adalah rasa cinta terhadap tanah air, serta ikut mempunyai rasa memiliki terhadap negara khususnya Indonesia. Dengan demikian maka akan terjadi bela tanah air, peduli dalam berbangsa serta bernegara.
Namun sangat disayangkan sudah beberapa tahun belakangan rasa Nasionalisme kita ini mulai memudar seperti dimakan waktu atau bisa dikatakan krisis. Mengapa demikian ? Coba saja kita perhatikan sekarang ini orang sudah banyak bersifat individualis dimana ada kamu dan saya atau elu elu gue gue bukan kita. Semakin diperkuat juga dengan adanya korupsi dimana kesannya memikirkan diri sendiri ketimbang dampak yang dihasilkan terhadap bangsa dan negara ini tentunya. Kalo ditanya contoh kasusnya ya coba saja langsung searching, baca koran atau berita, nonton tv , atau bahkan coba saja terjun langsung dilingkungan masing-masing biar lengkap. Padahal kalau kita memiliki rasa Nasionalisme yang tinggi tentunya negara kita tentu akan bisa menjadi negara yang besar. Bukan tak mungkin juga kita bakalan menjadi salah satu terdepan nantinya dan bukan hanya sekadar #Wacana.


Jadi disaat beberapa dari kita sudah paham dan mengerti Apa itu Nasionalisme ? serta pentingnya dimiliki dalam berbangsa dan bernegara maka saatnya kita untuk BERGERAK untuk saling mengingatkan dan memahami atau DIAM saja menyaksikan runtuhnya negri kita. Bagi kawan-kawan yang belum paham maka saatnya mulai SEKARANG lah untuk MEMULAI demi masa depan bangsa dan negara yang lebih baik.
Bangga lah menjadi bangsa INDONESIA, berbuat lah sesuatu untuk INDONESIA tercinta kita :)
Jayalah Indonesia ku !!

Kata TERLAMBAT itu ada, tetapi cobalah untuk menghapusnya dalam kamus Anda khususnya dalam BELAJAR dan BERBUAT BAIK ~ #GT


Jumat, 04 April 2014

Menyambut Pemilihan Umum Legislatif

by
Kurang dari 1 minggu dari sekarang kita akan merayakan pesta demokrasi terbesar di Indonesia yang dirayakan setiap 5 tahun sekali. Pemilu atau pemilihan umum tepatnya akan dilaksanakan pada 9 April 2014
Kalau dilihat dari sejarahnya dulu itu pemilihan umum di Indonesia dilakukan pertama kali pada tahun 1955 setelah kemerdekaan tahun 1945. Pada saat pemilu pertama itu masyarakat memilih anggota DPR dan konstituante atau lembaga negara yang ditugaskan untuk membentuk UUD baru menggantikan UUD Sementara 1950. Kalau dihitung-hitung totalnya kita di Indonesia sudah melaksanakan 10 kali pemilu ditahun  1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, 2004 dan 2009. Apabila ditahun ini kembali sukses dilaksanakan maka akan menjadi ke 11 kalinya Pemilu dilaksanakan setelah 69 tahun Indonesia merdeka.

Selengkapnya : http://id.wikipedia.org/wiki/Pemilihan_umum_di_Indonesia



Melihat sejarah pemilu dari awalnya terselenggara dari mulai kondisinya diawal pelaksanaan belum kondusif baik dari segi keamanan maupun pemerintahannya saat itu kita patut berbangga melihat peningkatan ditiap pelaksanaannya hingga sekarang. Mulai dari keamanan yang mulai kondusif, pengawalannnya serta kondisi pemerintahan sekarang. Terlepas dari itu semua masih banyak hal yang mesti diperbaiki dan dilakukan guna terlaksananya pemilu yang baik. Khususnya di pemilu tahun 2014 ini kita pasti sudah sering membaca, mendengar, melihat, bahkan menyaksikan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi maupun hal-hal yang menurunkan kualitas pemilu itu sendiri. Oh iya, ada baiknya kita untuk mengenal berbagai elemen dalam pemilu seperti KPU(Komisi Pemilihan Umum) selaku pelaksana, Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) selaku pengawas serta partai politik dan calon wakil rakyat. Kalo melihat pemilu sekarang memang tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya dimana masih diwarnai dengan adanya money politic, pelanggaran atribut, kampanye, dana yang digunakan serta calon-calon wakil rakyat yang terjerat masalah maupun KORUPSI . 

Untuk lebih lengkapnya mengenai kabar pemilu (partai peserta pemilu, caleg dimasing-masing daerah) saat ini boleh juga mengunjungi :

  • http://www.kpu.go.id/
  • http://www.bawaslu.go.id/
  • http://www.pemilu.com/pemilu-2014/

Selanjutnya, setelah kita mengetahui sejarahnya dan elemen dalam pemilu kali ini ada baiknya juga kita mengetahui juga peran dan fungsi kita dalam pemilu kali ini *khususnya bagi yang sudah bisa memilih/mencoblos. Ada baiknya bagi Anda yang pemilih pemula bisa membaca-baca dulu hal terkait pemilu mulai dari mencari tau apa itu pemilu, peserta pemilu siapa aja, calon-calon yang bakal kita pilih siapa saja (sekadar tau kalo ini mah). Setelahnya kalau sudah ada baiknya kita mengenal lebih dalam tentang calon wakil rakyat yang akan kita pilih nantinya, dari segi track recordnya, berita tentangnya (prestasi atau kasus). Untuk lebih memudahkan silakan aja berselancar lewat dunia maya, nantinya juga bakalan banyak hal yang bisa kita dapatkan. Tentunya semua yang kita dapatkan jangan langsung kita percaya tanpa ada bukti kuat atau sesuatu yang dapat mendukung hal tersebut secara kuat. Pastikan Anda memang mengenal siapa yang akan Anda pilih nantinya, jangan hanya ikut-ikutan saja, atau asal nyoblos, dan jangan sampai juga SUARA ANDA DIBELI . Sangat disayangkan jika hal tersebut terjadi, dimana hal itu akan menentukan arah serta masa depan negri ini nantinya. 1 Suara Anda Sangat Berarti Lhoo !!

Terlepas dari itu semua yang telah Anda lakukan sebelumnya untuk menyambut pemilu ditahun 2014 ini Anda akan mengenal Memilih atau Golput . Untuk menetukan salah satu diantaranya tentunya Anda mesti mengetahui nya dulu, mulai dari dampak yang dihasilkan baik bagi bangsa dan negara maupun buat diri Anda sendiri. Intinya sih jangan sampai cuman ikut-ikutan saja, atau tak peduli, atau bahkan " Bodoh Amat ". Kalo menurut saya sendiri semuanya akan memiliki dampak langsung dan tak langsung yang akan Anda rasakan, meskipun begitu jadikan hal ini menjadi salah satu poin pembelajaran dalam hidup Anda.

Rabu, 9 April 2014 | Pemilihan Umum Legislatif


Make A Mistake Better Than Do Nothing #GT